Senin, 06 Agustus 2018

Melalar di Musium Kereta Jogja

Whoahaha..... pasca lebaran rasanya lama banget saya tidak membuat blogpost. Sepertinya, ide-ide tulisan masih dibawa opor ayam, ketupat, rendang, dan kawan-kawanya... hwe...hwe!

Lagi kangen sama melalar. Oh iya melalar itu bahasa Bengkulu lho, bahasa Indonesia-nya ya jalan-jalan..hwe..hwe!

Oke, untuk mengawali libur pasca lebaran saya mau menuliskan sedikit cerita tentang pengalaman mengunjungi museum Kereta Kencana Yokyakarta. Sebenarnya, saya mengunjungi tempat ini tahun lalu, tapi belum saya tuliskan... hwe...hwe!

dokpri
dokpri


Museum Kereta Kencana yang terletak di jalan Rotowijayan ini tidak jauh dari keraton Jogja. Jalan kaki sampe sih, tapi pegel-pegel sikitlah... hwe..hwe! Saya dan teman pun memutuskan untuk berjalan kaki. 

Pertama kali menginjakan kaki di pelataran museum kami disambut oleh bapak-bapak yang sedang duduk-duduk santai di depan pintu masuk. Bapak-bapak ini sangat ramah. Dan di sanalah kami membeli tiket masuk. Harga tiket cukup terjangkau, hanya 5000 rupiah per orang pdan ditambah 1000 rupiah per orang untuk biaya mengambil foto. Dengan merogoh kocek 6000 ribu per orang kami sudah dapat melihat keelokan koleksi kereta kencana di dalam museum.

dokpri

dokpri
Koleksi kereta yang sudah berumur ratusan tahun ini masih terawat dengan baik. Wah, good job ya! Selain itu kita juga dapat mengetahui sejarah dan seluk-beluk mengenai kereta di dalam museum melalui gambar-gambar yang ditempel  rapi di dinding museum.

Saya bukanlah pengingat yang baik sehingga saya tidak dapat menceritakan sejarah kereta-kereta tersebut dengan baik. Untuk lebih jelas datang ke sana saja ya.. hwe...hwe!!

Setelah puas melihat dan berfoto-foto di dalam museum, akhirmya kami keluar. Semakin siang pengunjung museum semakin ramai seiring matahari yang semakin menyengat siang itu. 

dokpri

Berfoto di depan kereta lumayan membuat kami merasa lelah. Begitu keluar kami langsung memesan es dawet di depan musem. Lumayan untuk mengobati kerongkongan kami yang kering. Segelas es dawet membuat kami kembali merasa  segar bugar... hwe...hwe! 

dokpri
Singkat saja ceritanya. Kapan-kapan saya mau balik lagi ke sini... hwe..hwe!! Kamu mau ikut??


9 komentar:

  1. Wih kangen Jogjaaa. Akhir tahun ini ada rencana kembali mengunjungi Jogja kesayangan kita semua. Mau main juga ah ke museum kereta. :)

    BalasHapus
  2. Saya sempat dikasih tau waktu ituana kereta yang dipake pak sultan. Byw harga kereta itu lebih mahal dari mobil loh

    BalasHapus
  3. Naaah... aku belum kesini kak, klo ke jogja lagi tempay ini mesti jadi list utama dech,,,, penasaran mau liat langsung kak

    BalasHapus
  4. Coba aja kalau bisa nyicip meski sebentar naik kereta kencana itu, Wihhh berasa anak raja dak jun

    BalasHapus
  5. Memang isiny kereta smua ya mbak.. Hmm. Nama jga musium krta. Wkwk

    BalasHapus
  6. Wiii, pengen jalan-jalan kesanaaa :D

    BalasHapus
  7. Wah asyikkknya bisa jalan-jalan seruuu ya tambah pengalaman juga,mau ke museum juga nih.

    BalasHapus
  8. Belum mampir kesana... padahal udah sering ke jogja haha

    BalasHapus
  9. Beberapa waktu lalu sempet baca cerita blogger yang ke museum ini.
    Dan sekarang ada yang posting museum ini lagi.
    DUh kayaknya kalo ke jogja kudu sempetin kesini dah

    BalasHapus

Terima Kasih Sudah Meninggalkan Komentar. Mohon tidak meninggalkan link hidup 😊