Rabu, 29 Agustus 2018

Jangan Takut ke BNN, Rehabilitasi Saja

Pada tanggal 16 Agusutus 2018 diadakan Diseminasi Informasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) Melalui Media KOnvensional Tatap Muka kepada Pemuda Milenial Kota Bengkulu. Kegiatan yang berlansgung dari pagi hingga siang ini dihadiri oleh kurang lebih 40 orang pemuda yang berasal dari komunitas Blogger Bengkulu (BOBE) dan komunitas Bengkulu Youth Forum (BYF).

Acaranya belum mulai
Acara ini diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu sengaja mengambil tajuk diseminasi. Diseminasi sendiri artinya adalah penyuluhan kepada kelompok-kelompok tertentu. Nah, kali kelompok blogger dan pemuda berprestasi ini mendapat kesempatan untuk datang dengan harapan agar pemuda-pemuda milenial ini dapat mengkampanyekan stop penyalahgunaan narkoba di bidang yang mereka geluti.

Komunitas Blogger Bengkulu
Sumber foto: Sobat BOBE
Kegiatan yang bertempat di hotel X-Tra Bengkulu ini dihadiri langsung oleh kepala BNN kota Bengkulu, yaitu Bapak Alexander S. Soeki, S.Sos. Dalam sambutannya banyak hal yang disampaikan oleh Bapak Alexander. Dan yang paling mencengangkan adalah fakta bahwa di Indonesia ada 30 orang warga yang meninggal akibat narkoba. Selain itu, untuk di kota Bengkulu saat ini pecandu narkoba berjumlah 5.670 orang. Astagfirullahallazim. Angka ini mungkin saja akan terus bertambah karena penyebaran narkoba merupakan sistem jaringan sehingga dapat menyebar dengan cepat. Untuk mengantisipasi hal ini, maka dibutuhkan peran masyarakat, terkhususnya generasi milenial untuk memerangi penyalahgunaan narkoba.

Bapak Alexander S. Soeki (Kepala BNN Kota Bengkulu)
Selain kepala BNN kota, turut hadir juga kasie 2PM BNN Kota Bengkulu, yaitu Bapak Saiful Anwar, S.Pd., MM. dan penyuluh BNN kota, yaitu Bapak Nuche Marlianto, S.KM., M.Si., MKM.

Tips agar terhindar dari jeratan narkoba:
1. Pererat jalinan keluarga.
2. Ciptakan lingkungan rumah yang bebas narkoba.
3. Teguhkan iman
4. Mengeluarkan teman/saudara yang terjerat penyalahgunaan narkoba
5. Ikut berperan aktif dalam gerakan pencegahan penyalahgunaan narkoba

Bapak Nuche Marlianto (Penyuluh BNN Kota Bengkulu)
Jika menemukan keluarga/saudara/teman yang menyalahgunakan narkotika jangan ragu untuk melaporkannya (lebih baik melaporkan diri) kepada pihak yang berwenang agar segera di rehabilitasi.

Tempat Rehabilitasi milik BNN
1. Balai Besar Rehabilitasi Lido Bogor
2. Balai Besar Baddoka Makassar
3. Balai Besar Tanah Merah Samarinda
4. Loka Rehabilitasi Kalianda Lampung
5. Loka Rehabilitasi Batam
6. Loka Rehabilitasi Deli Serdang Medan

Tempat Rehabilitasi di Bengkulu

BNN:
1. BNN Provinsi Bengkulu
2. BNN Kota Bengkulu
3. BNN Kabupaten Bengkulu Selatan

Rumah Sakit/Puskesmas/Sosial
1. RSJKO Bengkulu
2. RSUD M Yunus Kota Bengkulu
3. RSUD Hassanudin Damrah Manna
4. RSUD Muko-Muko
5. RSUD Rejang Lebong
6. RSUD Arga Makmur
7. RS Bhayangkara Bengkulu
8. Poliklinik Biddokes Polda Bengkulu
9. Yayasan Hidayatul Mubtadien Bengkulu
10. Yayasan Kipas Bengkulu

Nah, itulah tempat-tempat rehabilitasi yang ada di Indonesia dan khususnya provinsi Bengkulu. Rehabiltasi ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Serius menyerap ilmu
Mengapa perlu adanya rehabilitasi?
Rehabilitasi berfungsi untuk proses pemulihan pada pecandu narkotika yang sudah ketergantungan dan korban penyalahgunaan narkotika secara komprehensif meliputi aspek biofisik dan spiritual.

Tujuan rehabilitasi:'
- Meningkatkan kemampuan kontrol emosi yang lebih baik
- Hidup lebih sehat dan produktif
- Berhenti total dari ketergantungan narkotika

Peserta diseminasi
Rehabilitasi pecandu narkoba diatur dalam Undang-Undang nomor 35 tahun 2009
Pasal 58
Pecandu narkoba dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi medis.
Pasal 55
(1) Orang tua atau wali dari pecandu narkotika yang belum cukup umur wajib melaporkan kepada pusat kesehatan masyarakat, rumah sakit, atau lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial yang ditunjuk oleh pemerintah untuk mendapatkan pengobatan atau perawatan melalui rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.
(2) Pecandu narkotika yang sudah cukup umur wajib melaporkan diri atau dilaporkan oleh keluarganya kepada pusat kesehatan masyarakat, rumah sakit, atau lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial yang ditunjuk oleh pemerintah untuk mendapatkan pengobatan atau perawatan melalui rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.
Pasal 128
1. Orang tua atau wali dari pecandu narkotika yang belum cukup umur, sebagaimana dimaksud dalam pasal 55 ayat (1) yang sengaja tidak lapor, dipidana dengan kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak 1.000.000 (satu juta rupiah)
2. Pecandu narkotika yang belum cukup umur dan telah dilaporkan oleh orang tua atau walinya sebagaimana dimaksud dalam pasal 55 ayat (1) tidak dituntut pidana.
3. Pecandu narkotika yang sudah cukup umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 55 ayat (2) yang sedang menjalani rehabilitasi medis 2 (dua) kali masa perawatan dokter di rumah sakit atau lembaga rehabilitasi medis yang ditunjuk oleh pemerintah tidak dituntut pidana.

So, jangan takut ke BNN ya....
PENGGUNA NARKOTIKA LEBIH BAIK DIREHABILITASI DARIPADA DIPENJARA!!!

Alamat BNN Kota Bengkulu:
Jalan R.E Martadinata 6 RT. 43 Nomor 19, Keluarahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu
Telpon (0736) 5513136
Email: [email protected]
Intagram: BNN Kota Bengkulu
Facebook: BNN Kota Bengkulu




38 komentar:

  1. Narkoba musuh bersama...jgn jadikan generasi kita hancur karena narkoba. Semoga semakin banyak diseminasi seperti ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul kak. Semoga kalangan harus ikut andil dalam memberantas narkoba

      Hapus
  2. Jangan sampailah terjadi penyalahgunaan narkoba di sekitar kita, bahayanya mengerikan sekali.Semoga kita terhindar ya mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul kak, kita harus menjadi duta untuk diri sendiri. Itu hal paling sederhana yang bisa kita lakukan

      Hapus
  3. hemm, mari kita lawan narkoba :D.

    BalasHapus
  4. Saya setuju jika kita semua sepakat memegang kalimat "SAY NO TO DRUGS"

    BalasHapus
  5. Narkoba musuh bersama. Sepakat!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap, jadi duat ya kak buat diri sendiri

      Hapus
  6. Semoga pengguna narkoba di Indonesia semakin sedikit, aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahkan bisa hilang sama sekali.. amiin

      Hapus
  7. Narkoba nih emang musuh bersama. Harus dilawan. Tul banget mba, sepakat kalo jauh lebih oke direhabilitasi ketimbang dipenjara ato mati sia-sia. Duh!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mending direhab ya kak dari pada masuk penjara

      Hapus
  8. Iyah tapi lebih baik lagi jangan pernah berhubungan sama sekali ama narkobaa

    BalasHapus
  9. Iya, bagusan di rehabilitasi aja. tapi lebh bagus lagi jangan berhubungan dengan narkoba. hee

    BalasHapus
  10. Betul mbak . Jgn takut ke BNN . Jgn takut untuk sehat..

    BalasHapus
  11. Keren banget ni acaranya sayang banget belum berkesempatan untuk hadir, sukses terus BNN, BOBE

    BalasHapus
  12. Narkoba musuh kita bersama. Mudah-mudahan kita semua terhindar darinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin. Jangan pernah dekati narkoba!!!

      Hapus
  13. Harus ada dukungan kuat dari keluarga untuk pecandu biar semangat sembuh dan mau ke BNN untuk terapi ya

    BalasHapus
  14. Zaman sekarang makin berbahaya, kontrol harus terus digalakkan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Ke BNN salah satu mencegah peningkatan tingkat keparahan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Pecandu harus direhabilitasi demi kebaikan bersama

      Hapus
  15. Wah di Bengkulu sekarang udah ada banyak ya rumah sakit dan faskes yang bisa didatangi. Semoga dengan begini tingkat pecandu di Bengkulu semakin berkurang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, jadi rugi banget ya kalo orang yang udh kecanduan ga direhab

      Hapus
  16. Usually, I never comment on blogs but your article is so convincing that I never stop myself to say something about it. You’re doing a great job Man. Best article I have ever read

    Keep it up!

    BalasHapus
  17. Indonesia Darurat Narkoba. Makasih infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo jadi duta untuk diri sendiri kak

      Hapus
  18. Wooo iya donk, gak ada salahnya rehabilitasi, daripada terlanjur bablas kan, masyarakat sekarang masih ada yang takut atau malu lho,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Intinya jangan takut direha ya kak, jangan takut untk sehat

      Hapus
  19. Banyak yang beranggapan bahwa BNN itu mirip seperti penjara, salah satunya aku 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. walah.... salah kaprah ya, sama aku juga awalnya juga gitu

      Hapus

Terima Kasih Sudah Meninggalkan Komentar. Mohon tidak meninggalkan link hidup 😊